Senin, 02 Februari 2026

Musyawarah Kalurahan (Muskal) Laporan Pertanggungjawaban Akhir Tahun BUMDes Dadi Mulyo Kalurahan Dengok Tahun Buku 2025



BUMDes Dadi Mulyo Kalurahan Dengok merupakan badan usaha milik kalurahan yang dibentuk sebagai upaya untuk mengelola potensi lokal dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sepanjang tahun berjalan, BUMDes Dadi Mulyo telah melaksanakan berbagai kegiatan usaha dan program pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi Kalurahan Dengok.

Pelaksanaan kegiatan BUMDes Dadi Mulyo dilaksanakan berdasarkan prinsip tata kelola yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Pengelolaan usaha dilakukan melalui kerja sama antara pengurus BUMDes, Pemerintah Kalurahan Dengok, serta masyarakat sebagai mitra usaha, sehingga setiap program dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi kalurahan.

Selama periode laporan, BUMDes Dadi Mulyo mengelola unit-unit usaha yang berorientasi pada penguatan ekonomi lokal dan peningkatan pendapatan BUMDes. Selain berfokus pada pengembangan usaha, BUMDes juga berperan aktif dalam mendukung kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan Kalurahan Dengok.

Dalam pelaksanaannya, BUMDes Dadi Mulyo menghadapi berbagai tantangan yang menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pengelolaan di masa mendatang. Evaluasi tersebut menjadi dasar dalam penyusunan rencana kerja dan pengembangan usaha agar BUMDes dapat tumbuh secara berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika ekonomi desa.

Berdasarkan hasil pemaparan laporan akhir, peserta forum menunjukkan antusiasme yang tinggi serta memberikan apresiasi kepada pengelola BUMDes. Hal ini disebabkan adanya peningkatan pendapatan BUMDes pada tahun 2025. Kontribusi BUMDes terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD) Kalurahan Dengok pada tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar 0.75% dibandingkan dengan tahun 2024.

Pada unit usaha ketahanan pangan, khususnya bidang usaha bebek petelur, forum menilai bahwa usaha tersebut memiliki prospek pasar yang sangat menjanjikan. Berdasarkan kesepakatan bersama dalam forum, diputuskan untuk melakukan pengembangan usaha dengan menambah jumlah ternak bebek dari rencana semula 500 ekor menjadi 750 ekor guna meningkatkan kapasitas produksi dan pendapatan BUMDes.

Selain itu, peserta forum juga menyampaikan harapan agar unit usaha di bidang pertanian dapat segera dilaksanakan sebagai bagian dari pengembangan usaha BUMDes Dadi Mulyo ke depan, sehingga dapat semakin memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Kalurahan Dengok.

Melalui program penyertaan modal pada unit usaha ketahanan pangan, hal ini memicu semangat pengurus BUMDes untuk terus mengembangkan usaha secara profesional, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperluas kontribusi BUMDes dalam mendukung kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kalurahan.

Pendamping desa melakukan monitoring kegiatan dropping sebagai upaya memastikan pelaksanaan program usaha BUMDes Raharjo Plembutan berjalan optimal dan berdaya ungkit untuk perekonomian

 


Pendamping desa Kapanewon Playen melaksanakan kegiatan monitoring dropping burung puyuh di BUMDes Raharjo Plembutan pada tanggal 29 Januari 2025 sebagai bagian dari pendampingan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan dibidang usaha peternakan yang dikelola oleh BUMDes.

Pada kegiatan ini dilakukan monitoring terhadap proses dropping sebanyak 4.000 ekor burung puyuh, meliputi pengecekan jumlah ternak, kondisi burung puyuh, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung usaha peternakan. Pendamping desa juga melakukan koordinasi dengan pengurus BUMDes Raharjo Plembutan terkait teknis pengelolaan dan pencatatan administrasi usaha.

Melalui kegiatan monitoring ini, pendamping desa memberikan arahan dan masukan guna memastikan kegiatan dropping burung puyuh berjalan sesuai dengan perencanaan serta mendukung keberlanjutan usaha peternakan. Monitoring ini juga menjadi bagian dari evaluasi awal terhadap pelaksanaan program usaha BUMDes.

Diharapkan melalui kegiatan monitoring dropping burung puyuh ini, pengelolaan usaha peternakan BUMDes Raharjo Plembutan dapat berjalan dengan baik, tertib administrasi, dan memberikan manfaat ekonomi bagi BUMDes serta masyarakat Desa Plembutan.



Dari desa, oleh desa, dan untuk desa— Penyerahan kambing ini adalah langkah kecil menuju kemandirian ekonomi masyarakat





Tanggal 31 Januari 2025 dan bertempat di dusun Ngasemrejo, BUMDes Maju Ngawu melaksanakan kegiatan serah terima kambing kepada mitra BUMDes sebagai bagian dari program penguatan ekonomi desa berbasis usaha peternakan. 

Pada tahap pertama ini, BUMDes Maju Ngawu menyerahkan sebanyak 10 ekor kambing kepada mitra BUMDes yang telah ditetapkan. Penyerahan tersebut merupakan langkah awal dalam pelaksanaan program peternakan kambing yang dirancang untuk mendorong peningkatan pendapatan masyarakat serta memperkuat kemandirian ekonomi desa.

Kegiatan serah terima berlangsung dengan tertib dan disaksikan oleh pengurus BUMDes Maju Ngawu, Pendamping Desa serta mitra penerima. Melalui penyerahan ini, BUMDes Maju Ngawu tidak hanya menyerahkan aset usaha, tetapi juga memberikan kepercayaan kepada mitra untuk mengelola dan mengembangkan ternak kambing secara bertanggung jawab dengan pendampingan berkelanjutan.

Program tahap pertama ini diharapkan menjadi fondasi awal yang kuat bagi pengembangan usaha peternakan di Desa Ngawu. Ke depan, BUMDes Maju Ngawu berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan pendampingan agar program ini dapat berjalan dengan baik, berkelanjutan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi mitra dan masyarakat desa secara luas.

Musyawarah Kalurahan (Muskal) Laporan Pertanggungjawaban Akhir Tahun BUMDes Dadi Mulyo Kalurahan Dengok Tahun Buku 2025

BUMDes Dadi Mulyo Kalurahan Dengok merupakan badan usaha milik kalurahan yang dibentuk sebagai upaya untuk mengelola potensi lokal dan mendo...